Oleh: Hanna Karenina
Pangalila )*
Asrama Mahasiswa
Nusantara (AMN) memungkinkan terwujudnya keterjangkauan akses pendidikan tinggi
menjadi jauh lebih merata bahkan mampu menjangkau hingga seluruh anak muda di
berbagai pelosok bangsa.
Adanya keterjangkauan
akses pendidikan tinggi secara merata tersebut merupakan hal yang sangat
penting untuk para anak muda karena memungkinkan mereka semakin terbuka untuk
mengejar dan menggapai mimpi serta cita-citanya setinggi mungkin.
Karena sejatinya selama
ini kaum muda di Indonesia sebenarnya memiliki potensi dan bakat yang sangat
luar biasa, namun mereka yang berada di wilayah tertentu terkadang mengalami
hambatan berupa keterbatasan akses dan kesempatan untuk merasakan pendidikan
tinggi sehingga kemampuannya tidak terasah secara maksimal. Namun melalui AMN,
pemerintah berupaya mengatasi itu semua.
Deputi Bidang
Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan
Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),
Amich Alhumami mengatakan bahwa pemerintah telah menjamin adanya akses
pendidikan yang adil dan sangat merata.
Keadilan dan pemerataan
akses pendidikan tersebut merupakan salah satu kunci penting untuk menjawab
permasalahan dan tantangan mengenai sektor pendidikan di Indonesia. Maka dengan
hal tersebut, bukan tidak mungkin akan semakin mengembangkan potensi para anak
muda secara jauh lebih optimal.
Saat ini memang masih
menjadi suatu permasalahan di Indonesia, yakni mengenai pelayanan pendidikan,
yang mengalami kesenjangan seperti lulusan pendidikan yang ekstrem. Sebagai
contoh, pada level SD sederajat memiliki peserta didik yang lulus hingga
mencapai 93 persen, namun penurunan terjadi pada pendidikan SMA yang hanya
menjadi 86,7 persen saja mereka yang berhasil lulus.
Menjadi sangat penting
peranan pendidik dalam memberikan didikan, binaan dan pelatihan agar tercipta
pengembangan potensi anak muda. Terlebih, pusat pendidikan sebenarnya terjadi
bukan hanya bertumpu pada pendidik, namun juga memperhatikan bagaimana aspek
keaktifan anak mudanya.
Terwujudnya
diversifikasi pembelajaran juga merupakan hal yang tidak kalah penting untuk
terus terjadi. Oleh karena itu, orientasi pendidikan seharusnya tidak
semestinya hanya terpaku pada berbagai target awal secara kaku.
Pasalnya, konsep
drilling atau berfokus pada target secara kaku sama sekali tidak sejalan dengan
konsep Sekolah Merdeka yang juga dicanangkan pemerintah. Seperti di negara
maju, sistem pendidikan mereka memberikan ruang bagi para pemuda untuk memiliki
Higher Order Level of Thinking (HOTS).
Realisasi program
strategis unggulan pemerintah melalui inisiasi Badan Intelijen Negara (BIN),
yakni Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) jelas dapat membantu seluruh anak muda
dari beragam wilayah di Indonesia untuk mampu mengakses pendidikan tinggi
secara sangat merata dan terjangkau, serta memiliki mutu yang tinggi.
Keberadaan akses
pendidikan tinggi yang merata dan bermutu baik merupakan solusi konkret
pemerintah untuk menghadapi permasalahan tersebut di Indonesia. Oleh karena
itu, inisiasi lembaga pimpinan Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan
untuk mewujudkan AMN patut mendapatkan dukungan penuh dan apresiasi tinggi.
Pembangunan AMN sendiri
merupakan sebuah langkah nyata dari pemerintah dalam upaya untuk mewujudkan
adanya komitmen kuat untuk membangun SDM muda berkualitas di Indonesia.
Terlebih, melalui banyak
sekali fasilitas modern dan memadai di gedung asrama itu, menjadikan para
mahasiswa dari berbagai pelosok negeri bisa mengakses pendidikan tinggi yang
berkualitas.
Bukan hanya itu,
keberadaan Asrama Mahasiswa Nusantara juga turut menciptakan sebuah lingkungan
belajar bagi para anak muda secara inklusif dan sekaligus mempromosikan
keberagaman budaya mereka dari berbagai macam latar belakang.
Gubernur Provinsi
Sulawesi Utara (Sulut) melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut,
Steve HA Kepel menyampaikan bahwa sejatinya pendidikan merupakan tanggung jawab
bagi semua pihak.
Oleh karena itu, menjadi
sangat penting untuk terus bersama-sama mengawal kesuksesan realisasi program
unggulan strategis pemerintah tersebut, karena AMN bukan hanya sekedar menjadi
tempat tinggal atau asrama saja, melainkan sekaligus sebagai laboratorium
sosial, intelektual sekaligus kewirausahaan bagi anak muda.
Tujuan pembangunan
Asrama Mahasiswa Nusantara memang tidak hanya sekedar mencetak anak muda yang
cerdas dalam dunia akademik semata, melainkan juga menjadi sebuah tonggak
keberhasilan perjalanan pendidikan di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Prasarana
Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR), Ir. Essy Asiah menyampaikan bahwa keberadaan AMN mampu menjadi wadah
untuk mempersatukan para mahasiswa dari berbagai suku bangsa, bahasa, budaya,
agama yang berasal dari beragam daerah di Indonesia dan juga berbagai perguruan
tinggi.
Bangunan itu menjadi
arahan direktif langsung dari Presiden Joko Widodo kepada Badan Intelijen
Negara (BIN) dalam rangka untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang
berkualitas, berintegritas dan berkarakter kebangsaan kuat.
Keterjangkauan akses
pendidikan tinggi bagi seluruh pihak kini menjadi semakin merata bahkan hingga
anak muda dari berbagai pelosok negeri bisa nikmati. Tentunya hal tersebut
seluruhnya berkat adanya program strategis unggulan inisiasi BIN, yakni Asrama Mahasiswa
Nusantara (AMN).
)* Aktivis Mahasiswa /
Kontributor Manado Topics
Tidak ada komentar:
Posting Komentar